
1. mount file .ISO backtrack dengan menggunakan vBox.
2. Buat aja partisi baru dengan size 15 GB.
3. kemudian jalankan batrack melalui vBox
4. isi user “root” dan pass “toor” continue reading…

1. mount file .ISO backtrack dengan menggunakan vBox.
2. Buat aja partisi baru dengan size 15 GB.
3. kemudian jalankan batrack melalui vBox
4. isi user “root” dan pass “toor” continue reading…
Pada tgl 29 April 2009 KPLI- Aceh turut memeriahkan acara LINUX ON LOCATION yang di adakan oleh HIMATIKA (Himpunan Mahasiswa Matematika FMIPA Unsyiah),Sebagian besar acara tersebut di pegang oleh tim KPLI-Aceh
adapun acara tersebut terdiri dari beberapa sub acara nya yaitu
Seminar
yang di buka dalam empat Sesi yaitu

Bazar : Di meriahi oleh oleh Stan MCC (Matematic Computer Cub),

KPLI-Aceh ,

Toko Pernak pernik(ngak tau nama)

dan XL(Kartu Seluler)

Help Desk : Stan Panitia yang menyediakan Pengistalaan Linux Gratis

Distro Event : Pameran Distro-distro linux yang User Friendly antara lain Fedora, Ubuntu ME, Super Ubuntu, Back Track ,Elive ,dan Linux Mint



Acara ini juga di dukung sepenuhnya oleh POSS-NAD (Pusat Pendayagunaan Open Source Software Nanggroe Aceh Darussalam),
Koorninator POSS-Aceh ,DR. Ir. Adi Rahwanto M.Eng.Sc ketika mengunjungi tempat acara
Pemateri seminar dalam acara ini dari KPLI-Aceh yaitu Saudara Arif Munawar Ahadi (Arif) ,

disitu bang arif menjadi pemateri tentang Linux dasar, yang di ikuti oleh para peserta yang berasal dari beberapa kalangan yaitu pelajar ,umum dan mahasiswa, acara tersebut paling banyak di minati oleh para mahasiswa yang berasal dari beberapa universitas dan fakultas di seputaran kota Banda Aceh, di Bazar Kpli-Aceh juga mempunyai satu Stan, di situ KPLI-Aceh menjual buku-buku tentang linux dan majalah Info Linux, dan untuk Help Desk disitu KPLI-Aceh juga yang di tunjuk sebagai tim Help desk nya, di sini tim KPLI-Aceh hanya menyediakan jasa pengistalan Linux Ubuntu dan BlankOn saja,
Kebanyakan dari panitia Acara ini adalah Anggota KPLI-Aceh dan bahkan Ketua panitia (Muhammad Fadil) merupakan anggota KPLI-Aceh..
Keberhasilan Sosialisasi yang dilaksanakan Oleh Team Sosialisasi yang dilakukan pada awal kegiatan ini yang dilaksanakan oleh Mas Haris dan juga Eka (Air Putih),sehingga kegiatan pun berlanjut pada tahap Asessment dan yang beruntung diberangkat pada tahap ini adalah dari personil Komunitas Pengguna Linux Indonesia-Aceh (KPLI-Aceh) Samsul Bahri dan Fadhil, kegiatan ini berlangsung selama 30 hari dimulai pada tanggal 9 Februari hingga 8 maret 2009.
Tepat hari selasa team Assesment mulai bergerak menuju daerah yang berkomitment menggunakan OSS yaitu Takengon, setibanya disana berbagai kegiatan pun mulai direncanakan diantaranya adalah
1)Mencatat perangkat hardware
jumlah komputer yang dicatat spesifikasi hardware 46 unit

Jumlah Komputer yang dicatat Spesifikasi Hardware nya 18 Unit

Jumlah komputer yang dicatat spesifikasi hardware nya 47 unit
Jumlah komputer yang dicatat spesifikasi hardware nya 8 unit
Jumlah komputer yang dicatat spesifikasi hardware nya 17 unit
Banyak hal yang bisa dilakukan dalam waktu 30 hari,Kegitan Migrasi menuju OSS(open source software) mulai tercium media elektronik yaitu radio Amanda.mereka ingin mengadakan TalkShow yang bertemakan “Perkembangan Tekhnologi informasi di Takengon” dan team Assesment di undang menjadi Nara Sumber pada acara tersebut,
(foto pada acara talk show di radio amanda)
dan kesimpulan yang dapat disampaikan adalah masyarakat masih belum mengenal dan memahami apa itu OSS(Open source Software)/Linux dan meraka menganggap linux itu merupakan sebuah software yang diinstall di Win***. Dan juga Team Assesment mulai mengajak setiap orang yang ingin belajar linux dan juga yang telah menggunakan nya untuk mendirikan sebuah komunitas pengguna linux di takengon. Seperti kebetulan saja keinginan mendirikan sebuah komunitas pun ada dalam pemikiran orang penting seperti Kabag IT dan juga Dekan Teknik (UGP) Universitas Gajah Putih di takengon.
Dalam Melakukan Kegiatan Asessment di kampus UGP kami mulai menyisipkan kegiatan pelatihan pengenalan linu
Ubuntu Meuligoe) pada mahasiswa disana antara lain:
Setelah Pelatihan berakhir, kami pun berbincang-bincang dengan mahasiswa UGP tentang Pembentukan KPLI-Takengon, dan ternyata meraka sangat antusias dan bersemangat untuk mewujudkanya, dengan anggota yang telah mengikuti pelatihan yang diberikan oleh team Assesment mereka mulai membentuk kepengurusan KPLI-Takengon dengan struktur mengikuti kepengurusan KPLI-Aceh(Pusat).
Kegiatan Asessment pun berakhir setelah 30 hari kami disana, dan dilanjutkan dengan kegiatan pengingstalan(team Migrasi)dengan menggunakan distro Meuligoe turunan ubuntu. Dan juga pembimbingan terhadap pembentukan KPLI-Takengon team Migrasi yang akan menghandle nya…
good luck Team Migrasi…..

Pada hari minggu atau tepatnya tanggal 31 November 2008 Komunitas pengguna Linux Indonesia-Aceh (KPLI-Aceh) mengadakan Acara “Fedora 10 Realease Party (Kenduri Fedora 10)â€
Berbeda dengan Ubuntu Hardy Realease Party (Ubuntu 8.04) beberapa bulan yang lalu. KPLI- Aceh mengadakan Seminar IT dan perlombaan desktop linux, tapi kali ini KPLI-Aceh hanya mengadakan acara bakar-bakar (Bukan Aksi Anarkhis,red), bakar ayam maksud nya,

Di acara ini KPLI-Aceh turut mengundang beberapa perwakilan dari komunitas penggiat Open
Source dan aparatur pemerintahan Nanggroe Aceh Darussalam. Seperti :


Namun sangat disayangkan karena ada juga dari beberapa undangan yang tidak bisa berhadir di sebabkan oleh kesibukan tersendiri. Namun Alhamdulillah acara tersebut berjalan lancar seperti yang direncanakan oleh KPLI-Aceh, dan para undangan pun merasa cukup puas oleh masakan anak-aanak KPLI-Aceh.


Dalam acara ini pihak KPLI-Aceh bersama dengan para undangan turut mengadaakan perbincangan hangat masalah Perkembangan Open Source di Nanggroe Aceh Darussalam
Sabang, Sabtu 22-24 November 2008
BINTEK OPENOFFICE
Pelatihan OpenOffice Untuk Para Aparatur Pemerintahan Kota Sabang
Pada tanggal 22-24 September 2008 kami salah satu TIM, dari Komunitas Pengguna Linux Indonesia-Aceh (KPLI-Aceh) memenuhi undangan dari DINAS INFOKOM Kota Sabang untuk menjadi Instruktur pada pelatihan BINTEK OpenOffice yang mereka adakan, tepatnya di Aula Kantor Dinas Infokom Kota Sabang itu sendiri. Pesertanya terdiri dari Pegawai-Pegawai utusan dari dinas-dinas dalam pemerintahan kota Sabang. Pelatihan itu sendiri bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus melatih para Pegawai-pegawai Pemerintah Kota Sabang agar dapat menggunakan OpenOffice untuk dapat menggantikan Penggunaan Microsoft Office yang mereka gunakan di Kantor mereka sesuai dengan tingkat kebutuhan masing-masing.
BINTEK OpenOffice adalah salah satu materi yang dilaksanakan pada pelatihan tersebut, dan merupakan lanjutan dari materi Pengenalan Linux Ubuntu ( 19 s.d 21 November 2008)
Adapun 2 Instruktur dari KPLI-Aceh yaitu :
1. Nasrullah (anas)
2. Fakhrurrazi (pay4/panglim4)
Pelatihan OpenOffice Sebenarnya memiliki materi yang perlu disampaikan cukup banyak, sehingga sekalipun pelatihan di setting dalam waktu 3 hari tetap saja waktunya tidak cukup. Tapi dikarenakan peserta dari pelatihan BINTEK yang merupakaan basic dari dunia perkantoran yang sudah biasa munggunakan Microsoft Office jadi tidak menyebakan terlalu susahnya para instuktur untuk mengajari OpenOffice secara mendasar, dikarenakan OpenOffice memiliki Toolbar maupun penggunaan yang tidak jauh berbeda dengan MicrosoftOffice
Seminar (22 Nopember 2007/ jam 09.00-12.30)
dalam seminar ini kami menerangkan tentang beberapa hal diantaranya :
1.Pengertian OpenOffice
2.Migrasi Microsoft Office ke OpenOffice
3.Trouble shooting di OpenOffice
4.Mengapa Microsoft Office kurang berkualitas
5.Kelebihan OpenOffice
6.Kekurangan OpenOffice
7.Beberapa pertimbangan untuk memilih OpenOffic
Praktek (Pelatihan OpenOffice)
Pelatihan OpenOffice Writter
Pelatihan Office yang pertama adalah Open Office Writer atau bisa di bilang ini merupakan aplikasi yang bisa menggantikan Microsoft Word di Windows. Aplikasi Open Office tidak hanya terdapat di Linux tapi juga terdapat di Windows, sehingga bagi yang masih ragu menggunakan Linux dapat mencobanya di Windows.
Berbeda halnya seperti pelatihan-pelatihan sebelumnya di sini kami hanya sebatas mengarahkan cara penggunaannya saja ,selanjutnya kami memberikan peserta kesempatan untuk mencoba menggunakaan OpenOffice dan mencari apa yang menjadi kendala mereka dalam menggunakannya, dan menanyakan permasalahan tersebut kepada instruktur
Pelatihan OpenOffice Calc
Open Office Calc merupakan aplikasi Office yang memiliki fungsi yang dari sisi tampilan dan fungsionalitas sama dengan Microsoft Excel, sehingga Aplikasi ini dapat mengantikan penggunaan Microsoft Excel .
Tidak jauh berbeda dengan Pelatihan OpenOffice Writter disini kami juga hanya sebatas mengintruksikan peserta untuk mencari masalah dan instruktur memberikan solusinya
Pelatihan Open Office Impress
Open Office Impress digunakan untuk membuat persentasi, layaknya Microsoft Power Point.di MicrosoftOffice.
Mungkin untuk materi kali ini sedikit berbeda yaitu setalah kami menginstruksikan para peserta untuk mencari masalah dan kami memberikan solusinya, selanjutnya setelah tidak adanya permasalahan dari peserta maka kami dari Instuktur yang memberikan masalah tentang OpenOffice writter ,OpenOffice Calc dan OpenOffice Impress, dan para peserta yang menyelesaikan masalah yang kami berikan.
Seminar dan Praktek Pengistalan Ubuntu Hardy Heron
Sebenarnya Seminar dan pengistallan Ubuntu ini di luar dari jadwal yang telah di tentukan oleh panitia Pelatihan, tapi karena adanya permintaan dari peserta yang masih kurang memahami tentang cara pengistallan ubuntu, maka kami dari TIM OpenOffice meminta waktu dari panitia untuk membuat seminar dan mengadakan pelatihan kembali tentang pengistallan di mana letak masih kurang nya pemahaman peserta tentang pengistalan Ubuntu Hardy
Keseluruhan pelatihan Open Office Alhamdulillah berjalan lancar, hanya ada beberapa kendala seperti minimnya fasilitas komputer yang mendukung para peserta dalam praktek langsung dan terbatasnya waktu yang ditentukan oleh Panitia BINTEK itu sendiri , Tapi kami para Instuktur dari Komunitas Pengguna Linux Indonesia-Aceh (KPLI-Aceh) sangat mengagumi minat dan keingintaahuan yang sangat besar dari peserta itu sendiri, yang sangat merespon baik tentang Pelatihan ini, hal itu nampak dari cara dan komitmen mereka yang tinggi untuk lebih tahu akan yang namanya ubuntu, dan juga atas pelayanan yang sangat baik dari panitia pelatihan BINTEK ini. Kami ucapkan banyak terima kasih , semoga apa yang kami ajarkan dalam pelatihan tersebut menjadi sangat berguna untuk kami pribadi dan tentunya untuk para peserta yang ikut dalam pelatihan ini
Wassalam
By Pay4 (Panglim4)
ILC 2008 : Kuta Bali, 8 November 2008
Ikut berpartisipasi menyebarkan informasi keluarga besar kelompok linux indonesia
Setelah sukses mengadakan acara Indonesia Linux Conference (ILC) 2006 di Surabaya (yang saya belum ikuti karena saya masih hidup di dunia Windows
) dan ILC 2007 di Yogyakarta, kini rekan-rekan aktivis Linux akan mengadakan acara ILC 2008 di Kuta Bali.
Acara ILC 2008 di Bali merupakan amanah dari ILC 2007 di Yogyakarta.
Ada 2 tema utama yang akan dibahas pada KPLI Meeting di Bali, yaitu :
Topik 1 : ?Development aplikasi linux desktop dalam lingkungan pemerintah, pendidikan dan korporasi?.
Topik 2 : ?Kemana KPLI (Komunitas Pengguna Linux Indonesia) akan menuju ??
Panitia ILC 2008 terdiri dari KPLI Bali yang didukung oleh Komunitas FOSS yang ada di Bali, termasuk dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Udayana.
Komunitas openSUSE Indonesia akan berusaha mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk mengikuti acara ILC 2008. Jika acara ILC 2007 openSUSE Indonesia masih serabutan dalam berpartisipasi, harapannya di ILC 2008 bisa lebih serabutan lagi
)
Saya juga berharap ILC 2008 menjadi acara yang inklusif, terbuka bagi masyarakat umum, bukan acara yang ekslusif milik para aktivis Linux. Saya mengapresiasi ide rekan-rekan panitia ILC 2008 yang mengadakan acara “Happy blogging with Linux”. Jika acara KPLI meeting merupakan acara khusus KPLI dan komunitas berbasis distro, akan sangat baik juga jika ada acara yang didesain untuk umum, misalnya dalam bentuk pameran dan stand-stand kecil diseputar lokasi. Stand-stand tersebut bisa diisi oleh KPLI dan komunitas berbasis distro yang menyediakan demo sistem dan brosur serta CD gratis.
Mengingat sebagian aktivis Linux yang akan datang memiliki pengalaman yang “mumpuni” di dunia Linux, akan sangat menarik juga jika panitia bisa menyediakan sesi workshop singkat / simulasi aplikasi yang instrukturnya berasal dari rekan-rekan aktivis Linux. Ini merupakan cara yang mudah, murah dan efisien karena tidak memerlukan biaya besar dan bisa mendayagunakan kemampuan rekan-rekan aktivis Linux yang datang.
Terakhir, saya berharap ILC 2008 ini bisa menghasilkan keputusan yang lebih membumi dan bisa diimplementasikan. Harapan ini berkaca pada hasil KPLI Meeting di ILC 2007 yang salah satunya adalah rencana pendirian badan hukum masing-masing KPLI. Ide yang bagus namun pada kenyataannya sebagian besar KPLI masih berkutat pada tataran bertahan hidup. Dari sekian banyak KPLI yang tercatat, mungkin tidak sampai 20% yang memiliki badan hukum sesuai dengan amanah ILC 2007.
Informasi ILC 2008 secara lebih lengkap silakan klik link berikut :
Sumber :